Logo

Organization Development partner for business transformation and growth

Cara Melakukan Performance Review

04/01/23

Setiap satu tahun sekali, selaku pemilik bisnis pasti akan melakukan review atau penilaian terhadap kinerja karyawan Anda. Dalam istilah bisnis, aktivitas ini biasanya dikenal dengan istilah performance review atau performance appraisal. Aktivitas ini merupakan pertemuan perusahaan guna membahas performa karyawan.

Dalam proses performance review target yang menjadi standar penilaian biasanya tertuang dalam KPI atau Key Performance Indicators. Yang kemudian diturunkan dalam Objective and Key Results (OKR).

Setelah melakukan performance review, nantinya perusahaan bisa menilai karyawan mana saja yang mampu memberikan kontribusi untuk perusahaan dan siapa saja yang masih harus diberikan stimulus tambahan.

Lalu bagaimana melakukan performance review?

  1. Menetapkan Standar Kinerja

Proses performance appraisal dimulai dari penetapan standar kinerja. Pimpinan harus menentukan prestasi, keterampilan maupun output apa yang akan dievaluasi. Standar-standar kinerja ini harus dimasukan kedalam analisis jabatan (Job Analysis) dan deskripsi jabatan (Job Description). Standar kinerja juga harus jelas dan objektif, agar mudah dipahami dan dapat diukur.

  • Mengkomunikasikan Standar Kinerja yang Diharapkan ke Karyawan

Setelah standar kinerja ditetapkan, perlu dikomunikasikan kepada masing-masing karyawan sehingga karyawan-karyawan tersebut mengetahui apa yang perusahaan harapkan dari mereka. Tidak adanya komunikasi akan mempersulit penilaian kinerja. Komunikasi harus bersifat dua arah, artinya manajemen harus mendapatkan feedback dari karyawannya mengenai standar kinerja yang ditetapkan untuknya.

  • Mengukur Kinerja yang Nyata

Tahap penilaian kinerja yang ketiga adalah mengukur kinerja nyata atau aktual kinerja berdasarkan informasi-informasi yang tersedia dari berbagai sumber seperti pengamatan, laporan statistik, laporan lisan maupun laporan tertulis. Perlu diingatkan bahwa pengukuran pada kinerja harus obyektif berdasarkan fakta dan temuan, tidak boleh memasukan perasaan ke dalam pengukuran kinerja ini.

  • Bandingkan Kinerja Nyata dengan Standar yang ditentukan

Pada tahap ini, kinerja nyata atau kinerja aktual dibandingkan dengan standar yang ditentukan sebelumnya. Perbandingan ini akan mengungkapkan penyimpangan antara kinerja aktual dengan standar kinerja.

  • Diskusikan Hasil Penilaian dengan Karyawan

Langkah ini merupakan salah satu tugas yang paling menantang yang harus dihadapi oleh manajer karena harus menyajikan penilaian yang akurat sehingga karyawan yang bersangkutan menerima hasil penilaian tersebut. Diskusi tentang penilaian ini memungkinkan karyawan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahannya serta dampaknya terhadap kinerjanya di masa yang akan datang. Dampaknya mungkin positif maupun negatif tergantung pada penilaian yang disajikan.

  • Mengambil Tindakan Perbaikan

Langkah terakhir pada proses penilaian adalah mengambil tindakan korektif (perbaikan) apabila diperlukan. Jika terjadi penyimpangan antara standar kinerja dengan kinerja aktual karyawan dan telah dikomunikasikan dengan baik antara kedua pihak, maka pihak perusahaan maupun karyawan harus mengambil tindakan untuk memperbaiki kinerjanya.

AS,2023

Open chat
Hello, can I help you?